TOTAL
QUALITY MANAGEMENT (TQM)
Total
Quality Management (TQM) adalah suatu system yang memadukan pengembangan,
pemeliharaan, perbaikan mutu usaha secara menyeluruh untuk mencapai produksi
pada tingkat yang paling ekonomis dan dapat memenuhi kepuasan
pelanggan/konsumen. Dalam penerapannya, TQM memerlukan partisipasi dari seluruh
karyawan di perusahaan, dari level yang paling tinggi hingga level yang paling
rendah. Salah satu upaya untuk mewujudkan partisipasi semua karyawan di
perusahaan adalah dengan menerapkan budaya Improvement yang terstruktur, seperti dengan wadah yang
dinamakan:
- Cross Control Project (CCP) : Pengembangan kelompok lintas departemen.
- Quality Control Circle (QCC) : Pengembangan kelompok dalam satu bagian/departemen.
- Sumbang Saran (SS) : pengembangan secara perorangan.
SIX
SIGMA
Six
Sigma adalah suatu alat manajemen baru yang digunakan untuk mengganti Total
Quality Management atau yang biasa juga disebut TQM, dan sangat terfokus
terhadap pengendalian kualitas dengan mendalami sistem produksi perusahaan
secara keseluruhan. Six Sigma bertujuan untuk menghilangkan cacat produksi,
memangkas waktu pembuatan produk, dan mehilangkan biaya. Beberapa hal yang
mendasar dari Six Sigma adalah:
- Six Sigma sebagai alat ukur.
- Six Sigma sebagai metodologi.
- Six Sigma sebagai sistem manajemen.
PERBEDAAN
TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM) DAN SIX SIGMA
Thomas
Pyzdek, seorang konsultan implementasi Six Sigma dan penyusun buku "The
Six Sigma Handbook", menjelaskan adanya perbedaan penting antara Six Sigma
dan TQM yaitu, TQM hanya memberikan petunjuk secara umum. Petunjuk untuk TQM
begitu umumnya sehingga hanya seorang pemimpin bisnis yang berbakat yang mampu
menterjemahkan TQM dalam operasional sehari-hari. Secara singkat, TQM hanya
memberikan petunjuk filosofis tentang menjaga dan meningkatkan kualitas, tetapi
sukar untuk membuktikan keberhasilan pencapaian peningkatan kualitas.
Six Sigma dalam
pelaksanaannya menunjukkan hal-hal menjadi solusi permasalahan di atas. Six
sigma fokus pada penggunaan alat untuk mencapai hasil yang terukur. memadukan
semua tujuan organisasi dalam satu kesatuan. Kualitas hanyalah salah satu
tujuan, dan tidak berdiri sendiri atau lepas dari tujuan bisnis lainnya.
No comments:
Post a Comment