28.10.14

TQM DAN SIX SIGMA


TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM)
Total Quality Management (TQM) adalah suatu system yang memadukan pengembangan, pemeliharaan, perbaikan mutu usaha secara menyeluruh untuk mencapai produksi pada tingkat yang paling ekonomis dan dapat memenuhi kepuasan pelanggan/konsumen. Dalam penerapannya, TQM memerlukan partisipasi dari seluruh karyawan di perusahaan, dari level yang paling tinggi hingga level yang paling rendah. Salah satu upaya untuk mewujudkan partisipasi semua karyawan di perusahaan adalah dengan menerapkan budaya Improvement  yang terstruktur, seperti dengan wadah yang dinamakan:
  1. Cross Control Project (CCP) : Pengembangan kelompok lintas departemen. 
  2. Quality Control Circle (QCC) : Pengembangan kelompok dalam satu bagian/departemen. 
  3.  Sumbang Saran (SS) : pengembangan secara perorangan.


SIX SIGMA
Six Sigma adalah suatu alat manajemen baru yang digunakan untuk mengganti Total Quality Management atau yang biasa juga disebut TQM, dan sangat terfokus terhadap pengendalian kualitas dengan mendalami sistem produksi perusahaan secara keseluruhan. Six Sigma bertujuan untuk menghilangkan cacat produksi, memangkas waktu pembuatan produk, dan mehilangkan biaya. Beberapa hal yang mendasar dari Six Sigma adalah:
  1. Six Sigma sebagai alat ukur.
  2. Six Sigma sebagai metodologi. 
  3.  Six Sigma sebagai sistem manajemen. 
 

PERBEDAAN TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM) DAN SIX SIGMA

Thomas Pyzdek, seorang konsultan implementasi Six Sigma dan penyusun buku "The Six Sigma Handbook", menjelaskan adanya perbedaan penting antara Six Sigma dan TQM yaitu, TQM hanya memberikan petunjuk secara umum. Petunjuk untuk TQM begitu umumnya sehingga hanya seorang pemimpin bisnis yang berbakat yang mampu menterjemahkan TQM dalam operasional sehari-hari. Secara singkat, TQM hanya memberikan petunjuk filosofis tentang menjaga dan meningkatkan kualitas, tetapi sukar untuk membuktikan keberhasilan pencapaian peningkatan kualitas.
Six Sigma dalam pelaksanaannya menunjukkan hal-hal menjadi solusi permasalahan di atas. Six sigma fokus pada penggunaan alat untuk mencapai hasil yang terukur. memadukan semua tujuan organisasi dalam satu kesatuan. Kualitas hanyalah salah satu tujuan, dan tidak berdiri sendiri atau lepas dari tujuan bisnis lainnya.

No comments:

Post a Comment